Diduga Pengadaan Unggas (itik petelur) Desa Bandar Agung Kecamatan Ulu Manna Mark’up Harga

0
860

Bengkulu Selatan|IN.ID~Pengadaan unggas (itik petelur) di desa Bandar Agung kecamatan ulu manna diduga mark’up harga.

Informasi terhimpun saat awak media mendapatkan informasi dari warga setempat kalau di desa Bandar Agung ada pengadaan bibit unggas (itik petelur) yang sampai saat ini belum juga terlaksana yang katanya setiap rumah mendapatkan 5 ekor bibit unggas (itik petelur).

Mendapatkan informasi tersebut, awak media langsung mendatangi kantor desa setempat untuk mendapatkan informasi dari pihak pemdes.Selasa 9 agustus 2022  kades desa Bandar Agung Deta Maryeni.Spd sedang tidak ada dikantor ,sekdes Lisman yang menerima kedatangan awak media memberikan kalaripiksai ( hak jawab) ya betul ada pengadaan bibit unggas (itik petelur) yang sekarang lagi proses pemesanan lebih kurang 1080 ekor yang akan didatangkan dari lampung dengan harga per ekor Rp85.000 termasuk pajak dan juga pengadaan pakan lebih kurang satu ton jelas sekdes,

Ditanya apakah Tpk saat pemesan bibit unggas (itik petelur) melakukan surve harga sekdes mengatakan desa bergabung dengan desa lain yang sudah memesan duluan dan yang lebih tahu secara detail itu kades jelasnya.

Dengan harga satuan bibit unggas (itik petelur) yang sangat pantastis mencapai Rp.85.000 delapan puluh lima ribu rupiah per ekor .aktivis bayangkara Bengkulu selatan ANTON putra kelahiran bengkulu Selatan menduga kalau dengan harga sebesar Rp85.000 per ekor itu diduga sudah terlalu tinggi dan ada dugaan mark’up harga dan kalau pengadaan bibit itik petelur itu dikerjakan swakelola kenapa bukan Tpk yang belanja langsung kok harus memesan melalui pihak ketiga karena aturanya sudah jelas diatur permendes no 7 tahun 2021 tentang perioritas penggunaan dana desa tahun 2022.

Dikerjakan secara swakelolah kalau dikerjakan melalui pihak ketiga patut di duga menguntungkan orang lain atau diri sendiri dan rentan sekali dengan praktek korupsi jadi kalau ini memang benar kejadian di desa Bandar Agung kecamatan Ulu Manna maka kita minta pihak yang berwenang yaitu inspektorat Bengkulu Selatan melakukan teguran sesuai dengan tahapan jangan sampai jadi temuan diakhir tahun tegas anton.(Rep/AH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here