68 Juta Temuan (PPHP) Panitia Penerima Hasil Pekerjaan Tahun Anggaran 2021 Belum Dikembalikan Ke Kas Desa ,APH Diminta Turun Tangan

0
323

Dugaan penyelewangan dana desa tahun anggaran 2021 desa durian seginim kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan hampir mencapai ratusan juta.

Dugaan tersebut mulai terhendus oleh awak media setelah ada muncul surat perjanjian yang ditanda tangani TPK kegiatan tahun anggaran 2021 diatas materai dan diketahui kades serta, tertera juga tanda tangan saksi atas nama mustadin Pjs kades tahun 2021 sebagaisaksi.

Untuk mengetahui lebih dalam lagi awak mediapun melakukan penelusuran kelapangan dan menemui kades durian seginim fahrul rozi di kantor desa setempat ,dijelaskan kades ,ya memang benar surat perjanjian itu di buat di awal tahun 2022 yang lalu ,yang mana Dodi sebagai TPK kegiatan dan mantan PJS  kades mustadin berjanji akan mengembalikan dana sebesar 68 juta sesuai temuan tim( PPHP)tahun 2021 ,terkait pembangunan penahan tebing dan drainase yang sampai saat ini belum juga ada kejelasan kapan akan dikembalikan ke kas desa ujar kades.

Di lain tempat warga durian seginim yang identitasnya tidak bersedia ditulis menjelaskan kepada awak media ,kalau pekerjaan yang menghabiskan anggaran dana desa hampir 300 juta itu sampai hari ini masih terbengkalai padahal dananya sudah dicairkan 100% saya selaku warga desa durian seginim tentu bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi dengan bangunan ini ,kalau memang masih ada dananya kenapa tidak di teruskan banganan itu jelasnya.

Terpisah penggiatan anti koropsi propinsi bengkulu Topan mebta charisman.SH  angkat bicara terkait  kejadian di desa durian seginim ,dikatakan topan kenapa bisa cair 100% kalau pekerjaan tidak diselesaikan ,kemana puluhan juta dana desa itu kalau tidak dibelanjakan kenapa tidak di silvakan ke kas desa ,surat perjanjian yang ditanda tangani TPK kegiatan yang isinya akan mengembalikan ke kas desa. ,itu bisa dijadikan bukti penyelewengan yang dilakukan aparatur desa dan Pjs kades waktu itu ,karna di desa durian seginim bukan hanya masala palapis tebing dan dreanase saja ,tapi ada juga pengadaan mobil pick up senialai 180 juta ,itu juga ada dugaan puluhan juta dana desa di selewengkan ,dengan kejadian ini aparat penegak hukum di bengkulu selatan sudah waktunya untuk menyikapi masalah ini agar tidak menjadi pertanyaan publik tegas topan.( Rep/AH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here