Anak Oknum Kades Terima BLT Dana Desa ,Inspektorat Akan Panggil Pendamping Desa

0
432

Bengkulu Selatan| IN.ID~Keputusan musdesus pemdes Tanjung Agung kecamatan Seginim terkait dugaan pelanggaran penyaluran bantuan langsung tunai dana desa tahun anggaran 2022 ,mendapat tanggapan dari kepalah inspektorat Bengkulu Selatan Hamdan syarbaini ,s.sos dikatakan hamdan saat ditanya wartawan ada anak oknum kades desa Tanjung Agung kecamatan Seginim yang menerima BLT dana desa.

Padahal anak oknum kades itu tidak berdomilsi di desa setempat melainkan bekerja di luar negeri ,ya berdasarkan aturan ,peraturan presiden no 104 tahun 2021 tentang penggunaan anggaran dana desa itu di alokasikan 40% untuk BLT bantuan langsung tunai dan diatur juga diperaturan menteri untuk kreteria calon penerima BLT dana desa diutamakan bagi masyarakat miskin ekstrim ,sakit menahun ,tidak mendapatkan bantuan lainnya ,bertempat tinggal di desa setempat dan diputuskan melalui musdessus desa setempat jelas hamdan.

Ditanya wartawan sangsi apa yang akan diberikan bagi desa yang melanggar ,Hamdan mengatakan kita lihat dulu pelanggaran nya dimana untuk desa Tanjung Agung kecamatan Seginim kita akan panggil dulu pendamping desanya karena merekalah yang akan mengetahui kenapa bisa terjadi apakah anak oknum kades itu dibahas saat musyawara(musdesus) sebelum penetapan atau diluar ada interpensi kades ke TPK nya jadi akan saya perintahkan tim untuk turun kelapangan ,kalau terbukti ada pelanggaran maka akan kita perintahkan untuk di kembalikan ke kas desa ujar hamdan.

Terpisah aktivis anti korupsi provinsi bengkulu Topan mebta charisman.SH. angkat bicara, menurut dia terkait banyaknya dugaan pelanggaran pengelolaan dana desa oleh oknum kades di Bengkulu Selatan apa lagi kalau terkait bantuan untuk bencana copid 19  ini tidak bisa dianggap kecil walau nilainya tidak begitu fantastis , karena ini suatu pelanggaran yang tidak bisa di toleler kalau pos anggaran untuk bantuan saja sudah diselewengkan bagai mana dengan pos anggaran yang lain ,jadi pihak yang berwenang seperti inspektorat sudah waktunya Untuk memberikan sangsi bagi desa yang melanggar apalagi seperti desa Tanjung Agung kecamatan seginim sudah menjadi sorotan publik karena beberapa persoalan yang sudah menjadi rahasia umum ,mulai dari pergantian perangkat desa ,pengadan bibit unggas(itik petelur) dan BLT jadi ada apa dengan desa Tanjung Agung,tegas topan.

Reporter (Aslan hasibuan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here