Diduga Pemdes Gunung Sakti Alergi Dengan Wartawan.

0
444

Bengkulu Selatan| IN.ID~ Terkait dengan adanya pemberitaan disalah satu media online dengan judul Wow..Baliho Gunung Sakti Capai 29 juta Rupiah.Pemerintah Gunung Sakti kecamatan Manna mengklarifisi bahwa hal itu tidaklah benar.

Kepala desa Gunung Sakti Sahanudin melalui ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Novius Alsahi kepada media ini mengatakan, bahwasanya dana tersebut masuk ke sub bidang perhubungan, Komunikasi dan Informatika.Didalam sub bidang tersebut dibagi lagi beberapai item  kegiatan,mulai untuk pembanyaran Wi-fi selama 12 bulan,langgan koran, pembayaran dana publikasi media online termasuk juga untuk pembelian baliho dan spanduk,” terang Novius Alsahi.

“Gak masuk akalah, masa harga baliho dengan ukuran seperti itu sampai 29 juta,”ujar Vius biasa dipanggil.

Dia menambahkan, sebelumnya kepada pihak media yang meliput kita sudah menjelaskan alokasi dana 29 juta tersebut seperti itu peruntukanya bahkan untuk dana 130 juta juga kita sudah jelaskan. Kegunaanya beli bibit durian sebanyak 153 batang dengan harga 75 ribu perbatangnya ditambah untuk pembelian bibit sapi serta pelatihan untuk warga yang akan menerima sapi itu nantinya jadi dana tersebut bukan hanya untuk pembelian bibit durian saja, melainkan itu masuk dalam dana 20 % ketehanan pangan nabati dan hewani,” jelasnya.

“Memang dibaliho Apdes itu tidak ditulis secara rinci namun hanya dibuat dana secara subidangnya saja, dikhawtirkan bila ditulis secara rinci dibaliho tersebut tidak akan muat,”tutup Novius.

Ditanya masalah harga satuan perbatang bibit durian musangking Kades dan TPK seolah enggan untuk memberikan keterangan berapa harga satuannya ,,seakan ada yang ditutup-tutupi bahkan terjadi perdebatan alot dengan awak media.

Terpisah Hamdani warga Bengkulu Selatan seorang aktivis ,dengan kejadian ini saya  menyangkan sikap pemdes desa Gunung Sakti yang seolah alergi dengan pihak media ,kenapa harus ditutupi kalau memang tidak ada masalah dengan harga jelasnya.

Ujar Hamdani yang biasa disapa dang Ham juga meminta inspektorat Bengkulu Selatan mengaudit desa Gunung Sakti terkait dengan isu yang berkembang perihal penggunaan dana desa Gunung Sakti.(Rep/Ah) (Edtr/Tp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here