Permendes no7 Tahun 2021,Di Duga Tak Berlaku Di Desa Padang Nibung dan Desa Kuripan

0
693

Bengkulu selatan| IN.ID~Penggunaan dana desa Padang Nibung dan desa Kuripan di duga kangkangi permendes no 7 tahun 2021 tentang penggunaan dana desa tahun 2022.Sebagaimana di atur di BAB 111,pada hurup B di ayat 3 permendes no 7 tahun 2021.di jelaskan kegiatan pengembangan kapasitas masyarakat desa yang di danai dana desa di laksanakan secara swakelolah oleh desa atau badan kerja sama antar desa di laksanakan di desa dan di larang dikerjakan oleh penyedia barang dan jasa .

Tapi lain halnya yang terjadi di desa Padang Nibung dan desa Kuripan kecamatan Bunga Mas diduga sengaja menggunakan penyedia barang dan jasa atau pihak ketiga ,fungsi TPK dan bendahara di duga sengaja di abaikan demi mencari keuntungan ,temuan itu  mulai terhendus dalam satu kegiatan pengadan kalender ratusan eksamplar yang tujuanya di bagi ke setiap rumah ,kejanggalan yang di temukan awak media ketika berkunjung ke kantor desa setempat senen 4 april 2022 sekira pukul 10 wib ,awalnya informasi di dapat dari warga setempat yang enggan namanya di muat ,,kalau pengadaan kalender di desa padang Nibung dan desa Kuripan harganya sangat fantastis mencapai 40 sampai 45 ribu per eksamplar  yang bahannya biasa dan bingkai terbuat dari kaleng biasa ,yang biasa di pesan dengan harga 20 ribu per satu eksamplar Jelasnya .

Kades Padang Nibung Berlianadi saat di minta tanggapannya terkait informasi tersebut di ruang kerjanya senin 4 april 2022 membenarkan kalau ada pengadaan kalender ,ya memang betul ada pengadaan kalender  ratusan eksamplar tersebut yang sudah kami bagikan ke rumah warga ,pada saat itu kami pesan dengan penyedia barang dan jasa ,bukan TPK kami yang belanja ke percetakan dan harga satuanya 40 ribu per eksamplar  ujarya .hal senada juga di sampaikan kades Kuripan di kantor desa setempat .

Untuk menggali informasi yang lebih detail lagi awak media langsung menemui camat Bunga Mas TANZARAL AMRI diruang kerjanya ,saat di tanya masalah pengadaan kalender di beberapa desa di kecamatan Bunga Mas camat menjelaskan saya tidak tau kalau pengadaan kalender itu di kerjakan oleh pihak ketiga dan harga satunya yang fantastis.Saya akan panggil dulu kadesnya kenapa bisa terjadi seprti itu ,kalau itu belum di bayar maka perlu di tinjau ulang kapan perlu di batalkan jelas camat .

Terpisah warga bengkulu selatan Hamdani selaku pengiat anti korupsi ,sangat menyayangkan dengan kejadian ini ,kalau memang benar informasi tersebut kenapa bisa lolos saat verifikasi di kecamatan dan di mana peran pendamping desa ,masalah ini tidak bisa di diamkan,harus di usut tuntas oleh pihak berwenang karena ini ada dugaan korupsi berjamaah di tingkat desa, dalam waktu dekat kita akan buat laporan kepihak inpesktorat bengkulu selatan tegas hamdani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here